Feyenoord Rotterdam
|
Liga
|
Liga belanda |
|
Stadion
|
Feijenoord Stadion, De Kuip |
|
Berdiri
|
1908 |
|
Manajer
|
Ronald Koeman |
|
Official Website
|
http://www.feyenoord.nl/ |
Sejarah Feyenoord Rotterdam dan Profil Tim Feyenoord Rotterdam
Feyenoord Rotterdam adalah klub sepak bola Belanda yang berbasis di kota Rotterdam. Feyenoord adalah satu dari tiga tim utama di Eredivisie atau liga utama Belanda selain Ajax Amsterdam dan PSV Eindhoven sebagai tiga tim utama yang paling sering menjadi juara Eredivisie. Feyenoord adalah salah satu tim liga Belanda yang memiliki prestasi Eropa dengan menjadi juara Piala UEFA sebanyak dua kali. Tapi untuk saat ini kehebatan Feyenoord tersaingi oleh klub AZ Alkmaar yang mulai stabil di papan atas liga utama Belanda. Posisi Feyenoord musim kompetisi 2006/2007 berada pada posisi tujuh klasemen akhir.
Musuh bebuyutan Ajax Amsterdam ini didirikan di sebuah pub bernama De Vereeniging pada 1908 dengan nama Wilhelmina. Awalnya klub menggunakan seragam berwarna biru dengan lengan merah dan celana putih. Setelah beberapa kali berganti nama, saat promosi ke asosiasi sepakbola nasional, nama SC Feyenoord mulai digunakan. Nama tersebut sesuai distrik wilayah saat klub didirikan.
Selama Perang Dunia II, Feyenoord mengungsi pindah ke stadion rival sekotanya, Sparta Rotterdam, di Het Kasteel karena De Kuip digunakan sebagai markas Nazi. Masa kejayaan Feyenoord terutama diukir pada akhir 1960-an. Setelah menjuarai liga musim 1968/69, Feyenoord menjadi klub Belanda pertama yang sukses merebut Piala Champions. Hebatnya, itu dilakukan setelah Ajax gagal di final tahun sebelumnya di tangan AC Milan. Feyenoord sukses membekuk sang juara bertahan dan di final menaklukkan Glasgow Celtic di San Siro dengan skor 2-1.
Periode keemasan itu mulai menurun, meski pada awal 1990-an Feyenoord mampu merengkuh empat kali trofi Piala Belanda dalam rentang 1991 hingga 1995. Kali terakhir klub dengan pendukung fanatik ini menjuari liga adalah musim 1998/99. Sempat sukses menjuarai Piala UEFA 2001/02 di kandang sendiri, Feyenoord masih berjuang menemukan kembali kejayaannya.






